sabda malam
"harusnya tadi lanjut aja tidurnya, ga usah cek kata-kata elektronik"
dengan kepala yang cuma bisa mikir sebelah, perut keroncongan lagi, mules malah
mungkin karena makanan laut yang cuma seberapa enaknya
bukan karena kurang bumbu, tapi kurang mencicipinya dengan seseorang
tiba-tiba beranjakku dari tidur
dan berharap minggu ini ditutup dengan indah
setelah seminggu lalu cukup membuat penat fisik maupun mental
hari ini dilalui dengan cukup indah;
lupakan komitmen dengan profesi..sehatkan diri dengan mengapung di air..membeli penyambung hidup untuk perbekalan..
walopun kadar ekonomi menurun pesat tapi hati senang
seharian sambung-menyambung pesan dengan kekasih hati
walopun tak langsung bertatap muka tapi hati senang
YA!
hari ini harusnya menjadi penutup yg indah
tapi apa daya..
malam telah berkata lain
perseteruan akan hal yang harusnya sudah padam muncul kembali
malam telah berbicara
malam telah menentukan kehendaknya padaku
untuk menutup minggu ini dengan pelajaran baru; semua ada pengorbanannya!
entah siapa yang berkorban atau siapa yang jadi korbannya bukanlah masalah utamanya
tepo seliro dan mau melihat dari banyak sisi lah yang akan sangat membantu
mungkin selama ini aku bodoh
telah menutup salah satu sisi diri yang telah usang
tapi ternyata hal itulah yang akan membantu perjalanan hidupku mulai esok hari
YA!
malam telah bersabda
malam telah menggerakkan tanganku untuk mengalirkan kata demi kata
yang akhirnya terangkai begitu saja demi menjelaskan sabda malam
aku mulai pusing
beberapa sabda malam mulai melayang di tempat yang tidak semestinya
memenuhi udara dan menyiapkan taringnya
untuk membuka celah diriku
untuk masuk ke hipotesa-hipotesa yang berbahaya
lalu..
pusing..
lalu..
mereka semua berkata bahwa mereka adalah utusan malam
yang akan membantu aku menjadi manusia seutuhnya
aku tak berdaya
karena malam telah menjadi singgasanaku
untuk merasakan apa yang belum tersentuh diriku
biarkan mereka masuk..
mereka adalah saripati malam yang ingin membantu
jangan dilawan!
semakin aku melawan
semakin kuat taringnya menancap
biarkan!
biarkan!!
hisap sedalam-dalamnya sampai aku merasa bertambah pusing
jangan menyerah kawan!
karena aku pernah menjadi itu
dan itulah yang menjadikan aku sekarang
resapi..
resapi..
tutup dan jadikan mereka sebagai urat nadi
yang akan dengan mudah mengalirkan darah jika diperlukan
..
dan pasti diperlukan
...
...
...
